Saint-Tropez-1

LIMA puluh tahun lalu, Saint Tropez hanyalah kampung nelayan. Kini, kota yang tidak begitu jauh dari Merseille ini terkenal sebagai destinasi wajib para figur ternama kelas satu menghabiskan musim panas.Saint Tropez, satu dari jajaran kota di sepanjang French Riviera (Côte d’Azur), wilayah pinggir laut Mediterania sebelah tenggara Perancis ini terkenal dengan keindahannya. Pelukis ternama, Henri Matisse membuat lukisan terinspirasi dari kota ini. Kehidupan sederhana kota yang dinamai berdasarkan nama seorang martir ini berubah setelah menjadi lokasi syuting film And God Created Woman.

Film legendaris yang diperankan Brigitte Bardot tersebut berhasil menaikkan pamor Saint Tropez. Tidak tanggung-tanggung sebuah harian di Perancis, Figaro, menjuluki kota ini the greatest number of famous faces per square meter.

Tidak sulit menemukan model dan artis kelas dunia juga para jutawan di sini. Mereka bahkan bisa ditemui setiap kaki melangkah. Banyaknya selebriti dan jetsetter yang datang, membuat Saint Tropez kini menyandang predikat kota super mahal. Meski biaya beraktivitas di kota ini relatif mahal namun pelayanan, fasilitas, dan kepuasan yang didapat relatif sebanding dengan biaya yang dikeluarkan.

Satu Kota Seribu Pesona
Suasana di Saint Tropez sangat berbeda saat musim panas dibandingkan dengan musim lainnya. Di musim semi, gugur, hingga musim dingin, cuaca di Saint Tropez tidak sehangat saat musim panas. Namun justru di saat itulah terlihat penduduk lokal main pétanque, bunga warna-warni tumbuh di sepanjang jalan setapak, pusat kota tidak terlalu ramai dan bisa menikmati pemandangan pepohonan yang meranggas.

Sementara di musim panas, Saint Tropez sangat ramai. Bahkan jika Anda datang saat peak summer, siapkan diri untuk bersabar dan berlomba mencari lahan parkir hingga tempat duduk ketika ingin makan. Kafe berteras menghadap pantai yang jadi salah satu ciri khas kota ini, tentu ramai karena aktivitas bersantai sekadar memandangi jajaran yachts, menyeruput kopi hingga makan hidangan utama jadi tren.

Yachts mewah berjajar di dermaga, pemandangan yang bisa ditemui setiap hari, seolah menjadi magnet tersendiri bagi kota ini. Bahkan setiap tahun di bulan Oktober diadakan perlombaan perahu layar di dermaga Les Voiles de Saint Tropez, tempat berlabuh yachts mewah bahkan beberapa ada yang panjangnya sampai 50 kaki. Banyak turis datang hanya untuk melihat event ini atau sekadar mampir dari perjalanan menuju Cannes, Marseille, atau Nice.

Walau demikian, melihat jajaran yachts bukan satu-satunya yang bisa dilakukan di Saint Tropez. Anda bisa belanja di kota yang juga terkenal dengan butik terkenal ini. Bagi Anda yang ingin berhemat, bisa belanja di pasar tradisional yang ada setiap hari Selasa dan Sabtu.

Sementara untuk belanja souvenir, Anda bisa mengunjungi toko souvenir yang banyak berada di area dekat pelabuhan. Masih banyak tempat wisata yang bisa dikunjungi di Saint Tropez.

Salah satu lokasi wisata yang wajib dikunjungi, Baie de Pampelonne. Pantai dengan garis pantai sepanjang sembilan kilometer dari Cap du Pinet ke Cap Camarat. Berpasir warna keemasan dan terbagi menjadi beberapa pantai kecil di dalamnya.

Saint-Tropez-2

Setiap pantainya mempunyai pondokan, area sunbathing yang umum maupun privat. Anda bisa berolahraga air seperti selancar, scuba diving, berlayar, dan lain-lain. Sebuah mercusuar berdiri di Pampelonne. Melalui puncak mercusuar tertinggi kedua di Perancis ini Anda bisa melihat keindahan seluruh kota Saint Tropez Bagi Anda yang senang dengan seni, ada museum seni terkenal, Musee de l’Annonciade yang memamerkan koleksi seni modern dipadu dengan pencahayaan khas Côte d’Azur.

Di samping itu, jika Anda ingin wisata sejarah, di Saint Tropez banyak kapel tua di antaranya Chapelle de Misericorde, Chapelle du Couvert, dan Chapelle SteAnne. Ada pula kota tua di Saint Tropez bagian barat dan merupakan zona khusus pejalan kaki. Salah satu bangunan yang terkenal, Benteng Citadell yang dibangun 400 tahun lalu. Tata ruangnya berlapis-lapis, bertembok tinggi dengan hanya satu pintu masuk dan dikelilingi meriam menghadap laut karena dulu berfungsi untuk pertahanan dan keamanan dari serangan pihak lain. Dari sini Anda bisa melihat teluk Saint Tropez.

Transportasi dan Akomodasi
Banyak jalan menuju Roma, banyak pula cara menuju Saint Tropez. Walau belum ada penerbangan langsung menuju Saint Tropez, tersedia alternatif penerbangan menuju Perancis dengan mampir alias transit di Kuala Lumpur, Singapura, Abu Dhabi atau lainnya tergantung maskapai penerbangan yang digunakan. Harga tiket keberangkatan sekitar 8-12 juta rupiah. Waktu normal penerbangan sekitar 12 jam belum termasuk waktu transit.

Sampai di bandara Perancis, Anda bisa melanjutkan perjalanan dengan kereta api menuju Cannes sekitar 5 jam. Dari sana bisa dilanjutkan dengan pesawat atau kapal ferry selama 1 jam 15 menit dari Quai Laubeuf pukul 10.15 waktu setempat dengan biaya 38,46 euro atau sekitar empat ratus ribu rupiah. Kapal akan kembali dari Saint Tropez ke Cannes pukul 16.30 waktu setempat.

Selain dari Cannes, menyebrang ke Saint Tropez bisa melalui Nice atau bisa juga melalui transportasi darat.

Tidak perlu bingung memikirkan bagaimana keliling Saint Tropez untuk menikmati lokasi-lokasi menarik. Anda bisa naik bus, jalan kaki, menyewa mobil atau sepeda. Bus selain keliling kota Saint Tropez juga bisa digunakan untuk mengunjungi kota tetangga seperti Toulon, Le Lavandou, Hyeres, Sodetrav, dan kota lainnya.

Kalau pun Anda lelah menjelajah, ada banyak hotel yang siap jadi tempat beristirahat. Salah satunya, Hotel Sezz yang dikelilingi taman cantik dan tidak jauh dari pantai. Hotel bintang lima dengan harga kamar mulai dari 650 euro ini didesain dengan unik oleh Christophe Pillet dilengkapi spa indoor dan outdoor juga jacuzzi. Terdapat juga restoran, bar, kolam renang, kendaraan shuttle dan limousine, penyewaan sepeda, dan internet gratis.

Hotel lainnya dengan harga lebih bersahabat, Hotel La Villa yang bisa ditempuh 10 menit dari Pampelonne. Anda bisa menikmati pemandangan laut dekat pusat Saint Tropez dan teluk dengan hanya membayar kamar mulai dari 140 euro per malam. Setiap kamar dilengkapi fasilitas wi-fi dan beberapa kamar memiliki teras hingga lebih nyaman menikmati pemandangan.

(Novita-US/gur)