pulau-macan
Dermaga 6, Marina Ancol masih terlihat sepi. Waktu baru menunjukkan pukul 7 pagi. Lebih dari dua puluh  menit sepasang ekspatriat duduk di bangku plastik sambil mengobrol sementara seorang pemuda Jepang asyik mendengarkan lagu dari Ipod tanpa memedulikan sekitarnya.

Sementara tiga orang perempuan asyik ngobrol sambil tertawa-tawa. Tepat pukul delapan pagi, semua berjalan menuju speed boat yang membawa rombongan ke pulau Macan yang ditempuh dengan waktu 1,5 jam. Kalau udara sedang cerah, perjalanan dilalui

dengan mulus, tapi kalau cuaca mendung dan hujan, siap-siap menghadapi benturanbenturan. Begitu kapal merapat ke dermaga, sebuah pulau kecil yang bersahabat tampak di depan mata. “Sulit rasanya percaya, kami sekarang berada selangkah dari Jakarta. Tempat ini sangat indah,” ungkap Rob dan Kate, pasangan suami istri asal Inggris yang  baru dua bulan tinggal di Jakarta ini. Untuk mengelilingi pulau hanya memerlukan waktu 5 menit saja. Pohon-pohon yang hijau melindungi dari sengatan sinar matahari. Setelah mengelilingi pulau dan beristirahat sambil melahap sandwich vegetarian yang lezat dan meneguk segelas jus buah, saatnya menaruh tas ke dalam kamar.

Kurang lebih ada 10 kamar yang disediakan dan bisa menampung 35 orang. Kamar paling mengesankan Sunset Suite yang berada di dek yang menghadap ke pantai. Dari dek ini, Anda bisa menikmati sunset yang indah. Kasur berkembu dengan bantal dan guling siap menemani Anda tidur. Tidak ada AC, hanya kipas angin. Selain Sunset Suite, ada juga kamar lain yang menyerupai panggung yang menghadap ke pantai dengan ukuran yang lebih kecil. Ingin lebih menyatu dengan alam, Anda bisa memesan tenda yang dilengkapi dengan kasur dan bantal yang menjamin kenyamanan. Ada beberapa spot yang sudah disiapkan khusus untuk tenda. Kamar mandi berada tidak jauh dari pondok yang Anda pilih. Di sini, Anda diajak untuk lebih peduli dengan alam dengan tidak membuang-buang air bersih.

Pihak pengelola pulau Macan menyediakan itinerary kegiatan selama 2 hari 1 malam. But this is your vacation, if you want to trelax and read the book, you are free to do so. Intinya, selama Anda berlibur, lakukan yang Anda suka. Yanny, wanita berambut pirang asal Inggris ini contohnya.

Waktunya dihabiskan untuk berenang, snorkeling, kayaking keliling pulau, atau membaca buku sambil berjemur. “Seperti yang kamu lihat, susah untuk menarik saya keluar dari air,” ucap wanita yang tinggal di New Zealand ini.