Jumat, 08/10/2010 09:32 WIB | 

Sumber media Jerman mengungkapkan bahwa partai-partai oposisi terbesar di Jerman, meminta pemerintah Jerman untuk secara resmi mengakui Islam sebagai agama negara, yang secara hukum disamakan dengan agama Kristen.

Surat kabar “Neue Osnabruecker Zeitung” pada hari Kamis kemarin (7/10), melaporkan bahwa juru bicara untuk urusan internal parlemen dari partai Sosialis, Dieter Vivlsbots telah mengatakan: “Pengakuan Islam sebagai agama resmi akan menjadi indikator penting bagi sekitar empat juta muslim yang tinggal di Jerman,” sedangkan juru bicara parlemen dari Partai Hijau Muhammad Kalisy, menyatakan bahwa pengakuan Islam sebagai agama resmi dan disamakan dengan agama-agama resmi lainnya akan memberikan umat Muslim merasa mereka diterima di Jerman.

Mereka menekankan – seperti dilaporkan situs Aljazeera – bahwa Islam tidak diragukan lagi telah menjadi bagian dari Jerman dan kegagalan untuk mengakui kebenaran ini akan menyakitkan bagi Koalisi dengan kubu Kristen, yang dipimpin oleh Kanselir Angela Merkel dan akan meningkatkan kebingungan umat Islam yang ada di Jerman.

Pernyataan ini datang, menyusul setelah Angela Merkel mengatakan umat Islam saat ini harus mematuhi konstitusi Jerman dan bukan hukum syariah jika mereka ingin tinggal di Jerman. Hal ini disampaikan oleh Merkel sebagai tanggapan atas pidato presiden Jerman Christian Wulff yang menyatakan bahwa Islam juga termasuk bagian dari Jerman.(fq/imo)