Azan sejumlah muazin dan imam Istanbul Turki dikecam warga karena tidak enak didengar. Azan diperdengarkan agar para umat memulai hari mereka dengan suara spiritual yang indah dan berirama.

Tetapi panggilan sholat Subuh sejumlah muazin dan imam Istanbul justru membuat penduduk setempat menutup telinga bukannya menyambut seruan sholat berjamaah tersebut.

Masalah di suara azan yang kurang merdu ini tampaknya begitu serius, karenanya banyak dikecam warga

Itu sebabnya, harus dibuat kelas khusus bagi muazin. Imam Mehmet Tas adalah salah seorang murid pertama. Dia sudah merasakan kegunaannya.

“Saya sekarang lebih yakin dapat melakukan azan dalam tempo yang tepat untuk sholat lima waktu,” katanya seperti dikutip BBC, Selasa (12/3).

Kursus azan
Perbaikan ini karena usaha yang dilakukan Mustafa Cagrici–pimpinan masalah keagamaan Istanbul–yang ingin memastikan seluruh mesjid di kota itu, yang berjumlah tiga ribu buah, agar memperdengarkan lantunan azan yang indah setiap pagi.

“Karena alasan tertentu, imam-imam ini direkrut meskipun suara mereka tidak bagus, mereka bahkan tidak bisa menyanyi,” papar Cagrici. “Kami berusaha keras membantu para imam dan muazin memperbaiki azan mereka.”

Dia mengatakan, sejak kursus dimulai, protes berkurang dari ratusan dalam sebulan menjadi belasan. Ini adalah perbaikan karena hasil kerja guru azan Seyfettin Tomakin.

“Secara pribadi saya sangat terganggu jika mendengar azan yang buruk,” tutur Tomakin. “Azan adalah lantunan senandung indah yang membawa umat kepada Allah, karena itulah sangatlah penting dilagukan dengan baik.”

“Memang ada beberapa orang yang menghadapi masalah, karena itulah mereka belajar di sini selama satu tahun. Tugas saya adalah membuat mereka dapat menyampaikan azan,” tambahnya.

Sayangnya, bagi sejumlah orang kursus tetap tidak ada gunanya. “Ada sejumlah orang yang tidak mendapat kemajuan, meskipun mereka sudah kursus dalam waktu yang lama,” kata Cagrici.

“Kami menghubungkan mesjid mereka dengan mesjid pusat lewat radio agar mendapatkan imam yang bisa bersenandung saat menyampaikan azan.” (nonblok.com)