DUNIA ISLAM

25 Maret 2010 – 12:09 WIBB
BERLIN–Umat Islam di Jerman kini mempunyai masjid baru, Masjid Voklingen. Masjid yang berada di kota Volklingen yang berbatasan dengan Prancis itu kini menjadi duta baru bagi umat Islam kota itu. Masjid itu didirikan di atas gedung bioskop yang dibeli seorang Muslim dan dihibahkan untuk diubah menjadi masjid. Islamofobia sempat singgah di Volklingen, wilayah di Jerman yang berbatasan dengan Prancis.

Kota ini sebelumnya dikenal sebagai duta mutikultural Jerman. Adalah para politisi partai sayap kanan yang menolak rencana pembangunan masjid di wilayah itu. Mereka mengajak seluruh kota untuk bersikap sama seperti Swiss, menolak pendirian masjid dan menaranya, yang disebutnya sebagai ayonet umat Islam. Namun, dagangan mereka tak laku. Warga tetap meneken petisi pembangunan masjid yang diajukan umat Islam. maka berdirilah di sana: masjid agung dengan tiga kubah dan satu menara.

Apa yang membuat warga mendukung? Tak lain adalah pendekatan yang dilakukan para aktivis Muslim kota itu. Mereka membuka diri dan menunjukkan Islam adalah agama yang inklusif dan toleran. Mereka membuka diri untuk bekerja sama dengan siapa saja, dan mendukung program kota. Saat berencana membangun masjid, kami melakukan pendekatan dan dialog. Dan itu masih terus kami lakukan hingga kini, ujar Atnen Atakli, ketua takmir masjid. Saat itu, mereka belum mempunyai gambaran apakah masjid itu akan bermenara atau tidak. Prinsip mereka, Sebuah masjid adalah sebuah masjid, apakah memiliki menara atau tidak. Völklingen menyambut migran, terutama dari Turki, yang datang pada 1960-an dan 1970-an sebagai pekerja saat booming industri pada era itu.

Kini, industri di kota itu menyurut. Penduduk kota menyusut menjadi di bawah 40 ribu tahun, hampir sama dengan jumlah penduduk tahun 1974 sebanyak 48 ribu. Ridvan Carpar, imigran Turki, datang ke negeri ini bersama orang tuanya saat ia berusia 5 tahun. Ia mengaku tenteram hidup di kota ini. Sampai sekarang, kami tidak pernah punya masalah, ujarnya.

(The New York Times , Sumber: http://www.republika.co.id)