Subhanallah, walhamdulillah, walaailaaha illallah, allahuakbar…

Semoga Allah yang Maha Kaya menggolongkan kita semua menjadi orang kaya. Kaya dengan ghiroh (dengan semangat) untuk memperbaiki diri. Inilah yang akan kita bahas pada kesempatan ini ialah INDAHNYA PRIBADI YANG BERSEMANGAT.

Sahabatku, Indonesia dijajah bisa merdeka, hal tersebut dilakukan oleh orang-orang yang bersemangat. Tidak ada kemerdekaan dan perjuangan tanpa semangat yang membara. Hapuskan semua mimpi bagi orang-orang yang tidak mempunyai semangat dalam hidup.Mari kita buat cita-cita setinggi langit, kalau kita punya semangat insyaallah dengan ijin Allah SWT bisa kita raih.

Dengan semangat membuat kita berpikir cerdas lebih dari yang kita duga, membuat badan sehat, membuat yang jauh menjadi dekat, yang sulit menjadi mudah, membuat yang mustahil insyaallah bisa. Maka bagi siapapun yang ingin sesuatu, pintu gerbangnya adalah semangat. Boleh kita kehilangan banyak hal, asal tidak kehilangan semangat. Karena orang yang semangat tidak mengenal lelah, kreatif untuk mencari solusi, melimpah kemampuannya.

Lima kiat untuk membangun semangat :

Pertama, JADIKAN SETIAP MASALAH SEBAGAI TITIK AWAL (start) untuk melakukan suatu perbaikan kearah kesuksesan. Menyikapi setiap masalah dengan sikap terbaik kita.

Kedua, PANDAI MENCARI INPUT YANG MEMBERI SEMANGAT dengan input yang positif : membaca buku-buku semangat, melihat tontonan yang semangat yang memberikan tuntunan. “Bila kesulitan menghadang, hadapi dengan senyuman, pantang lemah dan keluh kesah, bulatkan tekad terus berjuang, harus kuat, harus tegar, insya Allah…., Bila sukses telah diraih, jaga diri tetap rendah hati,sujudlah untuk mensyukuri karena semua nikmat Ilahi”.

Ketiga, MEMOTIVASI DIRI, menulis target untuk memotivasi diri. Kita hindari kata-kata sulit, negatif, rumit. Pandai-pandailah untuk memilih kata, jangan sampai melumpuhkan diri kita sendiri, jangan memperlemah diri, membenamkan diri ke dalam kesulitan yang membuat kita tidak berdaya dalam hidup ini. Marilah kita menjadi ragi, ragi itu sedikit tapi bisa membuat singkong jadi tape. Marilah kita menjadi bagian dari solusi atas negeri ini,sekecil apapun berbuat yang terbaik hanya mengharap ridha Allah SWT. Menyikapi setiap masalah dengan HHN (Hadapi, Hayati, Nikmati).

Keempat, AMBAK (Apa Manfaat Bagiku) dan ARBAK (Apa Rugi Bagiku), sebagaimana firman Allah SWT dalam al-qur’an surat Al-Isra (17) ayat (7) : “Jika kamu berbuat baik, (berarti) kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri, dan jika kamu berbuat jahat, maka (kejahatan) itu bagi dirimu sendiri………”.

Kelima, IKHLAS, melakukan yang terbaik dan mengharap ridha Allah SWT. Kita hidup didunia harus jelas tujuannya.cita-cita terbesar dalam hidup kita ialah berjumpa dengan Allah SWT, memperkuat dan memperkokoh iman. ILAMIK (Ilmu, Amal, Ikhlas).

Prioritas dalam hidup:
a. Kuat iman
b. Sehat produktif
c. Akur
d. Manfaat (Khairunnas ‘anfauhum linnaas)
e. Husnul Khotimah

“Sebaik-baik manusia adalah manusia yang paling banyak manfaatnya bagi yang lain”. Orang akan berbuat bergantung pada manfaat yang akan didapatnya, semakin tahu manfaat semakin semangat untuk berbuat. Semakin tahu bahaya, semakin menghindarkan diri untuk tidak terjerumus. Allah SWT menyediakan syurga membuat kita semangat untuk berbuat kebaikan. Allah SWT juga menyediakan neraka membuat kita bersemangat untuk menghindarkan diri dari berbuat maksiat kepada Allah SWT.

Melaksanakan shalat tahajjud di malam hari, berlinang air mata, bermunajat kepada Allah SWT. Mengapa engkau tahajjud? Karena sepertiga malam terakhir ialah saat dimana Allah SWT yang Maha Melihat menjamu hamba-hamba-Nya. Yang berlumur dosa diampuni dosanya. Yang meminta kepada Allah SWT akan diberi. Yang memohon pertolongan akan ditolong, bathin ditenangkan. Kesulitan yang ada akan diberikan jalan keluar.

Berusaha tidak akan menunda amal dan berbuat kebaikan, meminta maaf dan memaafkan kesalahan orang lain. Mengingat mati, tidak pernah menyia-nyiakan waktu. Setiap detik diisi dengan penuh semangat memperbaiki diri dan berbuat yang terbaik. Semoga kita digolongkan menjadi hamba-hamba yang dicintai Allah SWT…

Wallahu’alam bis shawab.

sumber: ceramah KH. ABDULLAH GYMNASTIAR (Aa Gym).
semoga bermanfaat, yaa….. (Wish)