Senin, 05/04/2010 15:55 WIB | email | print | share

Sebentar lagi muslim Swedia akan melihat sebuah masjid baru, yang bergaya zaman Andalusia di Stockholm. Ini merupakan masjid terbesar dengan ‘jutaan program’ yang dibangun di distrik Tensta, dan ini merupakan kebutuhan muslim setempat.

Organisasi muslim di Swedia, tak lama lagi akan memiliki sebuah masjid yang bergaya di zaman Andalusia. Ini merupakan sebuah langkah besar bagi muslim di Eropa, yang berhasil membangun masjid yang akan menjadi tempat kegiatan, berkumpul, sekaligus melakukan berbagai kegiatan ibadah. Tentu, yang lebih menarik lagi, masjid yang megah ini akan berdiri di pusat kota Swedia.

“Banyak diantara Muslim di utara Stockholm, mereka akan memiliki masjid di pusat kota”, ujar imam Abdul Karim Laallam, yang sekarang menjadi imam besar masjid besar di Stockholm.

Muslim Swedia membeli tanah di tahun 1990, dan mulai melaksanakan pembangunan, beberapa tahun belakangan ini. “Kami membangun masjid yang sangat besar, dan berkapasitas untuk 3.000 jamaah”, ucap Laallam. Pembangunan masjid ini dibiayai oleh almarhum Raja Arab Saudi, Fahd bin Abdullah Aziz.

Bantuan yang diberikan oleh Fahd itu cukup besar, mencapai jumlah 350-400 juta kroner (mata uang Swedia). Pemerintah kota Swedia, yang mempunyai kewenangan dalam pembangunan tata kota, telah memberikan izin April ini. (eramuslim/m/wb)