Berkeinginan untuk menjadi pusat kebudayaan dan sejarah Islam terbesar di Asia Tengah dan dunia, Tajikistan kini sedang merencanakan pembangunan salah satu masjid terbesar di dunia.

“Masjid itu diharapkan mampu menampung sekitar 150.000 jamaah,” kata juru bicara kepresidenan Tajikistan dalam sebuah press release yang dikutip oleh sebuah website berita, Senin 28 September.

“Pembangunannya diharapkan dimulai di Dushanbe(ibukota Tajik) di bulan Oktober.”
Didanai oleh dua negara minyak kaya dari Arab Qatar dan Uni Emirat Arab, masjid akan siap digunakan pada tahun 2014.

Mengambil gaya arsitektur tradisional Tajik, masjid tersebut akan dibangin pada lahan seluas 7.5 hektar di pusat ibukota Dushanbe.

“Masjid itu akan didekorasi dengan sebuah kubah yang megah, 7 tiang, menandakan 7 langkah Tuhan menciptakan dunia dan 7 pintu surga, juga tempat penyimpanan air dan air mancur, menegaskan Tajikistan sebagai negara yang penuh dengan air murni,” tutur jubir tadi.

Masjid ini juga dilengkapi dengan ruang konfrensi yang luas, museum dan perpustakaan. Mega proyek ini termasuk juga pembangunan sebuah Universitas Islam di dalam komplek masjid.

Tajikistan salah satu negara di Asia Tengah adalah bekas bagian dari Uni Soviet yang memperoleh kemerdekaan kembali tahun 1991.

Penduduk Muslim melingkupi 90% dari keseluruhan populasi Tajikistan yang berjumlah sekitar 7.2 juta jiwa.
[muslimdaily.net/iol]